Tafsir Hadis: Orang yang Mempunyai Kebahagiaan Dalam Kehidupan Dunia dan Akhirat

Tafsir Hadis: Orang yang Mempunyai Kebahagiaan Dalam Kehidupan Dunia dan Akhirat

Oleh: Ustadz Asep Kurniawan, S.Ag*

عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ، أَنَّ رَسُولَ اللَّه صل الله عليه وسلم ِ قَالَ: أَرْبَعٌ مَنْ أُعْطِيَهُنَّ فَقَدْ أُعْطِيَ خَيْرَ الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ: قَلْبٌ شَاكِرٌ، وَلِسَانٌ ذَاكِرٌ، وَبَدَنٌ عَلَى الْبَلَاءِ صَابِرٌ، وَزَوْجَةٌ لَا تَبْغِيهِ خَوْفًا فِي نَفْسِهَا وَلَا مَالِهِ

Dari Ibnu Abbas, bahwa Rasulullah ﷺ bersabda:
“Ada empat perkara, barang siapa diberi perkara itu, berarti ia benar-benar telah diberi kebaikan dunia dan akhirat, yaitu : lisan yang selalu berzikir (kepada allah), kalbu yang selalu bersyukur (kepada-nya), tubuh yang sabar dalam menghadapi cobaan, dan seorang istri yang mau dikawininya bukan lantaran takut celaka atau mengharap hartanya.” (HR. Thobroni)

Pelajaran yang terdapat di dalam Hadis :

1- Lisan yang selalu berzikir yaitu dengan memuji Allah sebanyak-banyaknya.
2- Syukur dengan hati, yaitu menyadari dan meyakini bahwa semua nikmat dan karunia yang diperoleh merupakan anugerah Allah dan berasal dari-Nya.
3- Kesabaran dalam keimanan bagaikan kepala untuk badan. Badan tak akan hidup tanpa kepala, demikian pula iman tak akan hidup tanpa kesabaran.
4- Dunia ini adalah harta benda dan sebaik-baik harta benda dunia itu ialah wanita yang shalihah.
5- Barang siapa yang dianugerahi lisan yang gemar berzikir kepada allah, hati yang gemar berzikir kepada Allah, hati selalu bersyukur kepadanya, tubuh yang selalu sabar dalam mengahadapi musibah dan selalu rendah hati, istri yang benar-benar setia kepadanya, bukan karena takut kepadanya dan bukan pula karena menginginkan hartanya, maka tersebut benar-benar telah memperoleh kebaikan dunia dan akhirat.

Tema Hadis yang berkaitan dengan al-Qur’an :

1- Hati mereka senang dan tenang berada di sisi Allah, merasa tenteram dengan mengingat-Nya, dan rela kepada-Nya sebagai Pelindung dan Penolong(nya).

أَلا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ

Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram.” (QS. Ar-Ra’d: 28)

2- Maka syukur adalah ibadah dan bentuk ketaatan atas perintah Allah. Allah Ta’ala berfirman:

فاذكروني أذكركم واشكروا لي ولا تكفرون

“Ingatlah kepada-Ku, maka Aku akan mengingat kalian. Bersyukurlah kepada-Ku dan janganlah ingkar” (QS. Al- Baqarah: 152)

3- Diantara orang yang mempunyai kebahagiaan yang besar dalam kehidupan dunia dan akhirat bila diberikan kesabaran.

وَمَا يُلَقَّاهَا إِلَّا الَّذِينَ صَبَرُوا وَمَا يُلَقَّاهَا إِلَّا ذُو حَظٍّ عَظِيمٍ

“Tidaklah diberikan (sifat-sifat yang terpuji ini) kecuali orang-orang yang sabar, dan tidaklah diberikannya kecuali orang yang mempunyai keberuntungan yang besar.” (QS. Fushshilat: 35).

4- Berwasiat kepada kaum wanita.

وَعَاشِرُوهُنَّ بِالْمَعْرُوف

“Dan pergaulilah kaum wanita itu dengan baik-baik.” (QS. an-Nisa’: 19)

5- Istri yang shalehah

فَالصَّالِحَاتُ قَانِتَاتٌ حَافِظَاتٌ لِلْغَيْبِ بِمَا حَفِظَ اللَّه

“Maka wanita yang saleh ialah yang taat kepada Allah lagi memelihara diri di balik pembelakangan suaminya oleh karena Allah telah memelihara (mereka).” (QS. An-Nisa: 34).

Penulis: Pembina Masjid Darul Muqomah

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan